Dudewulo – Petani di Desa Dudewulo, Pohuwato akan mendapatkan pembangunan
infrastruktur berupa Jalan Tani yang dapat dimanfaatkan sebagai Akses Pertanian di Desa Dudewulo.

Program Pembangunan Infrastruktur tersebut dilakukan Kementerian Pertanian melalui program READSI, sekaligus wujud komitmen bersama dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur sederhana program READSI di Tahun 2022.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan Kementan akan terus berupaya membantu petani meningkatkan pendapatan.

“Kementerian Pertanian akan berupaya agar petani bisa meningkatkan pendapatan, baik melalui upaya peningkatan produktivitas, peningkatan SDM, membuka akses pertanian lewat jalan tani dan masih banyak lagi,” katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan Kementan telah menggulirkan sejumlah program untuk membantu meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kementerian Pertanian menggulirkan sejumlah program yang dapat membantu meningkatkan produksi juga meningkatkan kualitas SDM. Salah satunya melalui program READSI,” terangnya.

Dijelaskannya, program READSI berkomitmen terus mendorong sumber daya manusia petani menjadi lebih maju, mandiri dan modern.

“Sikap dan langkah bijak para petani dirangsang dengan pendampingan program secara terarah sebagai upaya peningkatan sumber daya di bidang pertanian,” tutur Dedi lagi.

Sebagai bukti nyata keberhasilan pembaharuan SDM petani melalui program READSI, Sepanjang 440  Meter jalan penghubung akses pertanian di Desa Dudewulo, Kecamatan Popayato Barat, berhasil dikerjakan melalui program pembangunan infrastruktur sederhana , dengan realisasi anggaran Rp. 100.000.000 yang selesai pada Oktober 2022.

Manager Readsi DPMO PR Pandeangan S.TP.,M.Si  mengatakan pembangunan infrastruktur akses jalan tani kali ini, menjadi point dari keberhasilan program READSI.

“Sekaligus juga menunjukan adanya peningkatan signifikan kaitan dengan kesejahteraan petani, dalam mendorong keberhasilan sumber daya pada bidang pertanian,” ujarnya saat melakukan monev ke lokasi pekerjaan jalan usaha tani di Desa Dudewulo.

Desa menjadi sangat beruntung. Karena, program READSI secara terpadu mampu ciptakan kualitas SDM masyarakat petani yang cerdas. Akses penghubung jalan pertanian yang berhasil di bangun melalui program READSI sangat mempermudah petani di Desa dalam melakukan aktivitas pertanian.

Rifaldi Yalang, selaku Fasilitator Desa (FD),  menyebut bahwa pembangunan akses jalan ini di inisiasi kelompok Masyarakat (POKMAS) melalui Musyawarah.

“Dan pengalian gagasan yang lebih memprioritaskan  untuk kepentingan dan manfaat bagi seluruh masyarakat di desa,” katanya.

Aktivitas pertanian sangat terbantu dan akan lebih mudah dengan ketersediaan akses jalan tersebut. Implikasinya akan lebih terlihat dikemudian hari.

“Dapat dipastikan dengan ketersediaan akses jalan tersebut, akan memberi perubahan signifikan terhadap penekanan biaya modal yang di keluarkan oleh petani,” katanya.

READSI diharapkan akan terus menjadi program unggulan dalam peningkatan  kemajuan SDM petani dan terus melakukan Inovasi dan terobosan di tahun-tahun mendatang.