TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Luwu Utara, memastikan ketersediaan pangan pokok aman di tengah serangan Virus Corona atau Covid-19.

Kepala DKP Luwu UtaraAlauddin Sukri mengatakan, ketersediaan pangan pokok terutama beras aman sampai dua bulan ke depan.

“Stok pangan pokok kita seperti beras, kami pastikan aman dua bulan ke depan. Itu baru berdasarkan data ketersediaan dari Bulog, belum termasuk ketersediaan gabah di petani kita yang mencapai 977 ton,” ujar Alauddin, Rabu (1/4/2020).

Menyusul puncak panen padi di Luwu Utara baru akan berlangsung pada pertengahan April.

“Apalagi kita belum mencapai puncak panen,” katanya.

Sementara itu, Sekkab Luwu UtaraArmiady, mengaku telah menerima surat dari Kementerian Dalam Negeri terkait permintaan data kebutuhan penanganan Covid-19.

Termasuk kebutuhan alat kesehatan dan kebutuhan sembako untuk ketahanan pangan daerah.

“Seluruh daerah diminta mengisi daftar kebutuhan alat kesehatan dan sembako untuk meminimalisir dampak akibat Covid-19. Ini penting, terutama karena menjelang hari besar keagamaan,” kata Armiady.

Kendati demikian, Pemkab Luwu Utara tidak menampik adanya kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di tengah wabah Covid-19.

Seperti gula pasir mengalami kenaikan dari Rp 15 ribu menjadi Rp 20 ribu per kilogram.

“Itu akibat kurangnya pasokan. Kita meminta masyarakat tidak panik hingga melakukan penumpukan barang, supaya tidak terjadi kelangkaan,” katanya.

Sumber :  tribun-timur.com  https://makassar.tribunnews.com/2020/04/01/dkp-luwu-utara-pastikan-stok-beras-aman-di-tengah-wabah-virus-corona?page=2.
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman