Senin, 5 Juli 2021, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Leli Nuryati pada pembukaan Pelatihan berbasis daring bagi Penyuluh dan Fasilitator Desa di wilayah sasaran READSI mengungkapkan bahwa Pertanian kini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

“Pertanian sekarang jadi sektor strategis, Pertanian memiliki pertumbuhan positif, selain sektor informasi dan teknologi. Pusat Pelatihan Pertanian siap mengawal ketersediaan pangan, turut mensejahterakan petani, dan dukungan eksport”, tegas Leli.

Dalam upaya meningkatkan hasil produksi, pemenuhan ketersedian pangan, meningkatkan kesejahteraan petani Program Rural Empowerment Agricultural and Development Scaling Up Initiative (READSI) hadir di 6 Provinsi dan 18 Kabupaten. Selain itu, Program READSI mendorong keterlibatan perempuan, perbaikan gizi keluarga hingga dorongan untuk simpan pinjam lewat kelompok tani per komoditas.

Salah satu kelompok sasaran Program READSI, Komoditi Jagung Desa Magubi Kecamatan Momunu telah menerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan). Alsintan yang diterima sudah sesuai dengan kebutuhan dan peruntukan kelompok yakni Perontok Jagung sebanyak 10 unit dari hasil dana swadaya poktan 30% dan dukungan Program READSI sebesar 70%.

“Alsintan nya sudah sampai di kelompok, sudah dimanfaatkan pula. Semoga dengan adanya perontok jagung di komoditi jagung ini dapat meringankan pekerjaan dan pastinya meningkatkan produktifitas poktan. Dimana pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani sasaran READSI”ujar  Yamin selaku FD Desa Magubi.

Selain perontok jagung, kelompok tani Setia kawan dan poktan Pionoto Desa Mangubi juga mendapatkan dukungan alsintan berupa masing-masing 1 unit hand tractor jenis Yanmar. Tiga unit hand tractor merk Shark masih dalam perjalanan dari pelabuhan Tolitoli menuju Buol dan diharapkan minggu ini sudah terpenuhi.

Ini sesuai dengan arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang menekankan bahwa Pertanian Indonesia tidak boleh melemah, harusnya meningkat. Dalam keadaan apapun pertanian harus Tangguh.

Kementerian Pertanian mendorong Kerjasama dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk mendukung kegiatan Pertanian. Kita juga akan pastikan produksi bahan pangan pengganti nasi seperti jagung cukup sesuai kebutuhan bulanan, termasuk dukungan produksi seperti Alsintan”, tegas Mentan.

Dedi Nursyamsi, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) mendukung penuh seluruh kegiatan yang berkaitan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.