Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Bapak  Joko Widodo yang menegaskan bahwa pandemik virus Corona (Covid-19) tidak hanya berdampak pada masalah kesehatan tetapi juga masalah kemanusiaan yang berdampak pada  aspek sosial, ekonomi, dan perekonomian negara. Dimana dibutuhkan kerjasama antar pemerintah pusat dan daerah untuk mengurangi penyebarannya. Bersamaan dengan itu sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Sulawesi Tengah No 443/141/Dis.Kes tentang pencegahan dan antisipasi Penyebaran Covid-19 dan Surat Edaran Bupati Parigi Moutong no 4431/1065/bag-Humas tentang penyesuaian sistem kerja. Menunjukan bahwa diperlukan kerjasama antar elemen untuk mencegah penyebaran virus ini.

Semua elemen masyarakat diharapkan dapat bekerjasama dalam pencegahan virus ini. Tidak terkecuali Fasilitator Desadi desa Gangga, Kec Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong.   Pada hari Minggu, 29 Maret 2020 Fasilitator Desa (FD) Program READSI desa Gangga bersama Kepala desa Bapak David. R dan perwakilan dari Polsek Parigi Selatan Bapak Ida Bagus Irawan melaksanakan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat dan penyemprotan desinfektan di daerah ramai orang.

David selaku Kepala Desa Gangga dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tanggung jawab bersama untuk mensosialisasikan perilaku hidup sehat bagi masyarakat demi mencegah penyebaran virus Corona dan menilai penyemprotan desinfektan sebagai tahap lanjutannya.  Ia juga mengharapkan semua masyarakat di desa Gangga dapat mengikuti arahan untuk hidup sehat dengan mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker bagi yang flu atau batuk, jika merasakan gejala umum virus dapat menghubungi Rumah sakit terdekat dan menghindari kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Sebagai Kepala Desa, David juga  mengapresiasi dukungan dari Polsek Parigi Selatan yang ikut dalam kegiatan kali ini. Fasilitator Desa Program READSI di desa Gangga dinilai berpartisipasi aktif tidak hanya melakukan pendampingan pertanian  bagi kelompok tani di Desa Gangga namun juga kegiatan sosial lainnya, termasuk teribat dalam penyemprotan dengan desinfektan. Masyarakat Desa antusias dengan adanya keberadaan Fasilitator Desa dalam kebersamaan kegiatan sosial yang dapat mencegah penyebaran virus.