Kementerian Pertanian menekankan sosialisasi penggunaan Kartu Tani agar petani dapat mengakses pupuk bersubsidi. Dimana, salah satu cara untuk mendapatkan pupuk bersubsidi adalah melalui Kartu Tani yang pendataannya sudah berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan ditetapkan melalui elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (eRDKK).

Mentan SYL, menuturkan bahwa pupuk subsidi yang didistribusikan diselenggarakan berbasis by name by address. Pola pendistribusian pupuk sudah sangat tepat. “Kartu Tani memiliki banyak manfaat yang salah satunya adalah agar distribusi pupuk subsidi bisa tepat sasaran”, Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Arahan Menteri Pertanian didukung penuh oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (Badan PPSDMP), Dedi Nursyamsi. “Badan PPSDMP mendukung penuh seluruh kegiatan yang berkaitan dalam mendukung ketahanan pangan nasional, termasuk peningkatan Kerjasama dan Koordinasi dengan Pemerintah daerah dalam support kegiatan Pertanian”, tegas Dedi Nursyamsi.

Dalam mendukung arahan Menteri Pertanian, Program Rural Empowerment Agricultural and Development Scaling Up Initiative (READSI) hadir di 6 Provinsi dan 18 Kabupaten bertujuan meningkatkan penghidupan petani kurang mampu di daerah sasaran. Diantaranya mendorong keterlibatan perempuan, perbaikan gizi keluarga hingga dorongan untuk simpan pinjam lewat kelompok tani per komoditas.

READSI juga memberikan dukungan bagi kelompok tani padi, jagung, perkebunan, sayur, buah dan ternak agar dapat meningkatkan produksinya sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan pendapatan keluarga tani. READSI memberikan dukungan bimbingan lewat Sekolah Lapang (SL), temu lapang, dan penyaluran sarana produksi  (pupuk, bibit) dengan harapan besar dapat meningkatkan produksi yang mana akan berpengaruh ke  pendapatan petani di wilayah sasaran

Dinas Pertanian yang menangani fungsi Penyuluha di wilayah sasaran juga harus memastikan bahwa petani sasaran READSI sudah terdaftar di Simluhtan dan eRDKK. Ini agar petani sasaran dapat memperoleh bantuan pupuk bersubsidi. Dengan demikian dapat mendorong arahan dan kegiatan yang sudah dicanangkan dari pusat.

Dimana dengan adanya Kartu Tani, lebih muda untuk melihat data wilayah dan siapa saja yang membutuhkan pupuk subsidi. Karena di dalam Kartu Tani selain tersedia informasi penerima pupuk, juga terdapat jumlah kuota yang dibutuhkan, termasuk jenis pupuk yang diinginkan.