Kementerian Pertanian mencanangkan untuk memanfaatkan lahan pekarangan menjadi salah satu strategi ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19 dan mengantisipasi ancaman krisis pangan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menuturkan, “Kewajiban kita mendorong ibu-ibu dan bapak-bapak untuk mengembangkan lahan menjadi penopang ketahanan pangan. Manfaatkan lahan yang ada sebagai sumber pangan,” ujarnya

Di tengah pandemi, READSI tetap memberikan dukungan bagi petani di wilayah sasaran lewat Fasilitator Desa. Karena salah satu komponen READSI adalah Pengembangan Mata Pencaharian di Perdesaan, dengan sub komponen promosi perbaikan gizi. Oleh karenanya, READSI sangat mendorong keterlibatan perempuan dalam kelompok sasaran program. Dengan harapan meningkatnya peran serta produktivas wanita tani sebagai pengurus rumah tangga dan pencari nafkah (tambahan maupun utama). Hal ini berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, menuju pencapaian perbaikan gizi keluarga.

Kegiatan kelompok Lestari Desa Pujimulyo Kecamatan Momunu Kabupaten Buol dengan agenda kegiatan pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO). Kegiatan pembuatan VCO dimotori oleh ketua kelompok Ibu Syiansiar S dan dihadiri seluruh anggota kelompok. Dimana kegiatan kali ini di damping oleh FD.

Dengan harapan pemasaran VCO akan di pasarkan ke anggota kelompok, FD dan TA serta pemasaran online lewat media sosial  Facebook. Adapun tata cara pembuatan VCO sesuai penuturan Ibu Sri Murniwati sebagai berikut  :

  1. Menyiapkan Buah kelapa sebayak 15 buah;
  2. Parut sampai halus isi buah kelapa;
  3. Lalu buah di peras dengan mengunakan sarung tangan kemudian di campuri air bersih.
  4. Setelah di peras, kemudian siapkan wadah bersih dan selanjutya di didiamkan selama 1 hari;
  5. Dihari berikutnya, maka terbentuk lah 3 lapisan, lapisan atas adalah minyak yang kental dan lapisan tengah adalah minyak yang bening kemudian lapisan bawa adalah air.
  6. Disiapkan pula selang berukuran kecil yang dapat mencapai lapisan bawah yang berupa air, sedot dengan selang sehingga yang tertingal sisa lapisan tengah dan lapisan atas;
  7. selanjutnya di pindahkan lagi kewadah yg bening ( tranparan) dan di diami lagi selama 24 jam. Setelah 24 jam untuk fermentasi maka terbentuk lagi 3 lapisan, lapisan yang kita ambil adalah lapisan atas dan bawah kemudian di siapkan alat berupa corong, tisu sebagai filter atau penyaring dan botol yg bersih, minyak yang disaring akan menetes secara berlahan – lahan ke botol tersebut maka jadilah VCO. Dari hasil 15 buah botol mengasilkan 20 botol yg berukuran kecil dan untuk pelabelan di buat sendiri oleh sekertaris kelompok .