Petani padi sawah Desa Latowu, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Kolaka Utara melakukan Tudang Sipulung dengan pihak Pemerintah Desa, Penyuluh Pertanian dan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kolaka Utara. Minggu (14/03/2021).

Kegiatan Tudang Sipulung Tersebut membahas terkait persiapan musim tanam selanjutnya, serta membahas kendala-kendala yang di jumpai oleh para petani. Sebelumnya para petani padi sawah sering mengadakan Tudang Sipulung namun hanya sekedar makan bersama di sawah.

Adriana Buangin, SP selaku Fasilitator dan Kristina Tiku la’bi, SP selaku PPL Desa Latowu (Penyuluh Pertanian Lapangan) mengajak petani padi sawah khususnya Poktan binaan READSI (Poktan Samaturu dan Mario Pulana) untuk mengadakan Tudang Sipulung setelah selesai musim panen. Karena selama ini banyak petani yang tidak serentak menanam padi, sehingga banyak masalah yang terjadi, diantaranya serangan hama dan penyakit.

Syahrul mengungkapkan Kementerian Pertanian selama ini tidak hanya menekankan pada upaya peningkatan produksi pangan, melainkan juga pada upaya peningkatan nilai tambah, daya saing, hilirisasi, pemasaran dan ekspor produk pertanian yang diharapkan dapat memberikan efek pengganda (multiplier effect) untuk sektor pembangunan lainnya.

“Tujuan Tudang Sipulung ini untuk membangkitkan semangat petani padi sawah, untuk selalu menjaga kebersamaan dan kekompakan dalam musim penanaman secara serentak demi meningkatkan produksi,” kata Adriana Buangin, SP.

Dalam pertemuan Tudang Sipulung ini, dirangkaikan juga agenda musyawarah terkaitwaktu pengolahan lahan, jadwal penanaman, dan juga diadakan pengolahan lahan secara simbolis oleh Drs. Syamsul Rijal, MH selaku Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikulutra Kabupaten Kolaka Utara.

“Melalui kultur Tudang Sipulung, petani mempertegas dirinya dan kelompoknya bahwa menjadi petani adalah panggilan hati, menjaga nilai-nilai tradisi Local Wisdom (Kearifan Lokal) di desa latowu,” ungkap Drs. Syamsul Rijal, MH.

Untuk diketahui, kegiatan ini didukung oleh Pemerintah Desa Latowu, Jukail, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kolaka Utara, Drs. Syamsul Rijal, MH.

Sumber   : Koluttimes