Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo selalu menyerukan “pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak boleh tertunda apalagi berhenti walaupun di tengah pandemi global Covid-19”. Begitu pula kegiatan olah tanah, olah tanam, hingga masa panen oleh petani harus tetap berlangsung  di tengah kondisi seperti saat ini.

Hal ini kembali ditegaskan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Prof. Dedi Nursyamsi bahwa “masalah pangan adalah masalah yang sangat utama dan hidup matinya suatu bangsa”. Oleh karena itu pemerintah akan terus mendukung seluruh kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan pertanian.

Pada Jum’at 17 April Tahun 2020, salah satu kelompok tani sasaran READSI melakukan panen cabai. Yaitu kelompok Batanga Pomaya, Desa Pilomonu, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo. Di atas lahan seluas 0.75 hektar kelompok ini menghasilkan panen Cabai Rawit Varietas Dewata 43 dengan hasil sekitar ±650 Kg. Hasil panen kali ini selain dijual di pasar kecamatan, juga dijual ke pasar yang ada di kecamatan sekitar seperti kecamatan Boliyohuto, Tolangohula dan pasar kabupaten.

Nikma Yasin Asama selaku penyuluh pendamping Program READSI di desa Pilomonu mengaku senang dengan hasil panen kelompok Batanga kali ini. “kelompok tani Batanga di Desa Pilomonu masih tetap melakukan aktivitas tanam dan panen seperti hari-hari sebelumnya, namun tetap harus selalu diingatkan untuk selalu mengikuti anjuran pencegahan penyebaran virus, serta menerapkan pola hidup sehat”, ucap Nikma.

Sesuai dengan arahan Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Ir. Bustanul Arifin Caya, M.D.M selaku Direktur READSI yang berpesan agar seluruh tim dapat menjaga kesehatan diri dan keluarga dengan selalu mematuhi protokol Covid. “jangan lupa mengkonsumsi makanan dan minuman yang dapat menambah daya tahan tubuh, kalau kita sehat maka kita dapat berkontribusi lebih di bidang pertanian di tengah pandemi Covid-19 saat ini”, tegas Bustanul.

Ini menunjukkan bahwa Petani merupakan pejuang pangan yang mengambil peran penting ditengah pandemi global Covid-19. Pertanian harus tetap berjalan untuk menjaga ketersediaan pangan demi menjamin kebutuhan pangan masyarakat selalu tercukupi.

#kaliandirumahaja

#kamitetapmenanam

#panganuntuknegeri