Kaupaten Gorontalo, 5 Maret 2020 – Program Rural Empowerment and Agricultural Development Scalling-up Innitiative (READSI) merupakan program pengembangan dari Rural Empowerment and Agricultural Development (READ) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahtraan keluarga tani miskin dan memberdayakan rumah tangga petani di pedesaan baik secara individu maupun secara kelompok. Program ini memiliki banyak komponen selain diharapkan bisa memperkuat kelembagaan petani juga bisa menumbuhkan regenerasi petani khususnya dilokasi Readsi.

Dalam rangka monitoring ke Kabupaten Gorontalo, Tim NPMO yang didampingi Tim DPMO dan Tenaga Ahli Kabupaten Gorontalo mengunjungi beberapa Desa lokasi Readsi dan salah satunya adalah Desa Motinelo Kecamatan Tabongo.  Pada agenda kunjungan ini, Ibu Siti Aminah selaku Ketua Tim NPMO menyampaikan 3 capaian dalam Program Readsi yaitu peningkatan pengetahuan/penguatan kapasitas kelembagaan kelompok, peningkatan produksi produktifitas dan peningkatan pendapatan petani.

Banyak hal yang disampaikan kepada para petani yang tergabung dalam Kelompok Pedas Jaya Komoditi Cabe yang kebetulan diwaktu yang bersamaan sedang melaksanakan kegiatan Sekolah Lapang (SL) untuk pertemuan yang ke-8. Pada pertemuan tersebut salah satu Tim DPMO Bapak Suparno Hasan memberikan materi sekaligus praktek tentang manfaat dan fungsi bedengan maupun mulsa. Bedengan yang berkualitas akan berdampak pada hasil tanaman yang berkualitas pula, begitupun halnya dengan penggunaan mulsa. Hal ini berlanjut pada proses pembuatan bedengan yang di lakukan oleh anggota kelompok. Pada pertemuan ini anggota kelompok sangat antusias menerima materi, hal ini dikarenakan oleh sering terjadinya gagal panen yang dialami oleh petani Cabe. Pada kesempatan itu pula kelompok memberi apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Tim NPMO dan pemerintah atas peluncuran Program Redasi di Desa Motinelo, sebab menurut mereka Program ini akan banyak membantu mereka para petani disamping bantuan dalam bentuk Ilmu/materi juga mendapat bantuan Dana untuk kebutuhan saprodi.

Selaku salah satu tim dalam DPMO Kabupaten Gorontalo beliau bertanggung jawab penuh terhadap kesuksesaan pelaksanaan Sekolah Lapang dan beliau juga berharap dengan adanya kegiatan Sekolah Lapang Hortikultura Komoditi Cabe di desa Motinelo ini akan berdampak pada peningkatan sektor produksi sehingga kesejahtraan para petani akan terwujud.

Pada kesempatan terakhir, Ibu Renata yang juga salah satu Tim NPMO berharap agar penyuluh dan Fasilitator Desa benar-benar maksimal dalam mendampingi Petani pada Program Readsi sebab tanpa Penyuluh dan Fasilitator Program Readsi akan terbengkalai dan mandek. Jika program ini mandek, maka tujuan Readsi untuk meningkatkan kesejahtraan keluarga tani miskin dan memberdayakan rumah tangga petani di pedesaan tidak akan terwujud dan target ketahanan pangan nasional pun tidak akan tercapai.

Penulis : Aswitan Elistiawati Rahim, SE

Fasilitator Desa Motinelo