Toli-Toli – Dalam satu kesempatan Menteri Pertanian berpesan “Kalau mau tidak miskin di era Covid-19, maka bertanilah. Saya jaminannya,” tegas Syahrul. Salah satu anggota kelompok tani Horti Harapan Hati  Bapak Mustakim akhirnya merasakan panen perdana tanaman tomat. Memiliki lahan dan mau menggarapnya adalah kesempatan yang baik seperti arahan Bapak Menteri.

Terlihat dari rawut wajah Petani yang sangat senang dengan keberhasilan olah tanam yang dirawat dari benih hingga berbuah dengan baik, sehingga dapat dijual dan menambah pemasukan, tegas Mustakim. Atas pendampingan yang dibantu oleh Fasilitator Desa dan Penyuluh Pertanian, kelompok tani ini salah satu bagian dari kelompok binaan program READSI di Desa Aung Kecamatan Galang Kabupaten Toli Toli. Pada Panen Perdana ini menghasilkan 60 Kg dengan luas lahan 0,5 Ha.

Panen dilakukan setiap 2-3 hari berikutnya setelah panen perdana dan terus dilakukan sampai buah tomat habis. Biasanya jarak panen perdana sampai habis sekitar 10-16 kali panen. Hasil panen dijual ke pedagang dengan harga Rp.4000/Kg. Untuk harga tomat di pasaran yang akan dibeli konsumen 7-10 ribu/Kg.

Kendala yang dialami Sebenarnya masih kurangnya modal dan alat untuk menggarap lahan, karena selama Ini hanya menggunakan alat yang sederhana. Akan tetapi dengan kekurangan yang ada anggota kelompok tani ini tetap semangat dan bersyukur dari hasil panen yang didapatkan.

Petani berharap bahwa kedepannya akan lebih baik lagi sampai meningkatkan produksi, apalagi dengan adanya pendampingan oleh Fasilitator Desa dan Penyuluh Pertanian di lapangan melalui Program READSI sudah sangat membantu. Sebelumnya kelompok ini belum pernah tersentuh program dari pemerintah, terang Muliyana sebagai Fasilitator Desa.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian sekaligus Direktur Program READSI Bustanul Arifin Caya, juga menyampaikan di tengah pandemi ini kita semua berharap tetap mengikuti protocol Covid-19 seperti menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga keseahatan juga konsumsi makanan yang bergizi. tenaga kontrak harus tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dan berperan menghasilkan sumber daya pertanian yang mandiri.