Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo  menyelenggarakan Pelatihan peningkatan kompetensi dan kinerja penyuluh melalui Program READSI. Pelatihan Kostratani Bagi Penyuluh Pendamping Program READSI yang dilaksanakan di UPTD Balai Pelatihan Teknis Pertanian Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo yang diikuti oleh 54 Penyuluh Pendamping. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Bapak Dr. Ir. Muljady D. Mario.

Kegitan ini bertujuan untuk menambah wawasan para Penyuluh Pertanian sebagai pendamping dalam kegiatan READSI yang akan melakukan pembinaan dan berhubungan atau berhadapan langsung dengan petani dan diharapkan bisa melakukan pembinaan dengan maksimal. Untuk menjalankan tugasnya penyuluh harus memiliki kualitas sumber daya yang handal, memiliki kemandirian dalam bekerja, proteksi serta berwawasan global. Pelatihan merupakan salah satu cara yang dilakukan.

Dalam sambutannya Dr. Ir. Muljady D. Mario menyampaikan bahwa penyuluh sebagai Agen Gerakan Pertanian sehingga penyuluh harus menguasai apa saja program pembangunan pertanian sehingga penyuluh dapat membuat para petani paham tentang program – program pertanian. Penyuluh adalah tempat bertanyanya petani, jadi diharapkan penyuluh dapat menguasai serta dapat memberikan penjelasan kepada petani tentang program pembangunan pertanian yang dilaksanakan baik program dari pusat hingga daerah.

Pembukaan pelatihan ini juga dihadiri oleh Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku. Dalam sambutannya, Dr. Sabir, S.Pt, M.Si mengatakan sejalan dengan Program READSI, penyuluh pertanian harus meningkatkan kompetensinya di era 4.0 khususnya di bidang Teknologi Informasi. Dengan Program Kostratani penyuluh pertanian dapat bersinergi dalam mewujudkan satu data petani

Pelaksanaan Pelatihan Kostratani bagi Penyuluh Pendamping Program READSI berlangsung selama 7 (tujuh) hari, mulai tanggal 05 – 11 April 2021 yang diikuti oleh Penyuluh Pendamping di masing – masing Desa READSI (54 Penyuluh) yang berasal dari Wilayah Program READSI yaitu Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, dan Kabupaten Pohuwato.