Banggai-Program Rural Empowerment Agriculture Development Scaling Up Innitiative (READSI) .Program ini telah mampu menggerakkan dan merubah mindset anggota kelompok tani sasaran Program Readsi tentang manfaat dan arti berkelompok untuk mengembangkan sektor pertanian yang ada di desa.  Kelompok tani Bersatu Maju komoditi kakao yang berada di Desa Tomeang, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah termasuk desa baru dalam binaan program READSI yang telah berjalan hampir dua tahun.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, upaya pemerintah untuk mendorong diversifikasi pangan lokal membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah. Sebab, di tangan daerah, potensi-potensi pangan lokal yang sudah ada sejak dulu bisa kembali dikenalkan.

“Ini memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, oleh karena itu saya harus banyak meyakinkan dan membujuk serta mendekati para gubernur, bupati, juga tokoh-tokoh yang ada,” kata Syahrul

.

Kepala Desa Tomeang Bapak Nurdin Pantoiyo di dalam kesempatannya mengungkapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Kementrian Pertanian bapak Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan kepada Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Banggai serta Kepala BPP kecamatan Nuhon yang telah mempercayai Desa Tomeang untuk mengembangkan Program READSI. (11/02/2020)

sebagian besar masyarakat Desa Tomeang kembali menanam kakao, yang dulu pernah menjadi primadona masyarakat sehingga ekonomi desa ataupun ekonomi keluarga saat itu meningkat  mampu bersaing dengan daerah-daerah yang lain, terlebih anggota kelompok tani bersatu maju komoditi kakao yang dalam hal ini mendapat bantuan saprodi,” ujar Bapak Nurdin Pantoiyo.

Dalam masa pandemi covid19 saat ini, aktifitas kegiatan yang selalu dibatasi sehingga mempengaruhi pendapatan keluarga. Kepala Desa Tomeang Bapak Nurdin Pantoiyo berharap agar kiranya dengan bantuan saprodi yang telah di berikan oleh pemerintah secara langsung ke kelompok-kelompok tani sasaran Program READSI di Desa Tomeang untuk tetap menjaga dan terus mengembangkan serta saling support antara pemerintah desa  Tomeang bersama FD desa Tomeang (Muh.Yamin Sangketa) dan PPL desa Tomeang ( Muh. Rum Mahdali, SP) demi pembangunan pertanian sehingga tercapainya kedaulatan pangan dan meningkatnya kesejahteraan petani terutama ekonomi keluarga sehingga mampu menjawab tantangan menghadapi isu krisis pangan.

Harapan bapak Nurdin Pantoiyo selaku Kepala Desa Tomeang semoga Kementan selalu mendukung dan mensuport serta memajukan petani, terutama petani yang tergabung dalam sasaran program READSI untuk selalu meningkatkan hasil pertanian agar menjadi contoh bagi petani – petani yang lainnya untuk tetap bertani demi keluarga, bangsa dan negara.

.