Disetiap kesempatan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo terus menegaskan bahwa pertanian harus tetap berjalan di tengah kondisi wabah penyakit seperti sekarang ini, untuk menjaga ketersedian pangan nasional. Menteri Pertanian juga menyampaikan bahwa komoditas jagung memiliki peran sangat strategis dalam sistem ketahanan pangan nasional maupun sebagai penggerak ekonomi bangsa. Selain itu juga, jagung memiliki kontribusi dalam ketersedian protein yang menjadi bahan baku pakan baik ternak maupun perikanan serta industri lainnya.

Jagung dipilih karena jagung merupakan makanan yang sering dikonsumsi sebagai sumber kalori selain nasi. Selain itu jagung juga memiliki kandungan nutrisi tinggi yang bermanfaat bagi tubuh. Jagung juga kaya akan vitamin B1 yang bermanfaat untuk penyerapan karbohidrat dalam tubuh, vitamin B5 yang membantu normalnya fungsi-fungsi fisiologis, dan vitamin C yang membantu menjaga daya tahan tubuh di tengah wabah Covid-19.

Sesuai himbauan Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Bustanul Arifin Caya, selaku Direktur Program READSI, mengingatkan pentingnya mengikuti Protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. “konsumsi makanan yang sehat yang terpenting patuh terhadap protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas, kalau kita sehat maka kita dapat berkontribusi lebih di bidang pertanian di tengah pandemi Covid-19 saat ini”, ujar Bustanul