Kolaka Utara -Tepatnya pada tanggal 18 Mei 2020, Kelompok Tani Harapan Kita Desa Latowu kecamatan batu putih dengan dihadiri oleh Penyuluh Pertanian dan Fasiltator Desa mengadakan pertemuan rutin kelompok. Dipertemuan rutin ini biasanya membahas tentang permasalahan-permasalahan pertanian dan program – program yang dilakuakn untuk memajukan pertanian. Kegiatan tersebut diharapkan agar seluruh petani yang terlibat mampu menangkap materi yang akan disampaikan sehingga dapat bermanfaat dan membuat kelompok menjadi lebih kompak.

Adapun agenda yang di bahas yaitu Evaluasi KSP, jadwal Bimbingan lanjut dan persiapan tanam pada lokasi Kebun Kolektif. Kas KSP Poktan Harapan Kita terus mengalami peningkatan dan anggota rencana akan segera membuat RUK Alsintan. Jadwal Binjut akan dilaksanakan pada Minggu ke 4 bulan Mei 2021. Kebun kolektif akan segera di bersihkan kembali untuk persiapan penanaman.

“Tugas Penyuluh pertanian melakukan pertemuan rutin kelompok untuk penguatan kelembagaan poktan dan gapoktan, menyusun rencana kerja yang  diimplementasikan di lapangan, serta memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi petani dalam budidaya dan pemasaran hasil pertanian,” kata Dedi Nursyamsi.

kembali pada hakekat dasar Fasilitator Desa, yaitu untuk mengubah perilaku petani, maka ada tidaknya pertemuan rutin menjadi ukuran sederhana bagi kemajuan suatu kelompok tani. Sejauh mana tingkat kemajuan tersebut dari kualitas pertemuan rutin itu sendiri. Pertemuan rutin kelompok, hanyalah langkah awal atau pintu pembuka dan jembatan menuju proses rekayasa sosial, dengan harapan terjadi perubahan perilaku petani.

Sebagai pemicu proses rekayasa sosial menuju perubahan perilaku, pertemuan rutin tidak sekedar bertemunya seluruh anggota dan dihadiri penyuluh, tetapi mampu menumbuhkan benih-benih alur kegiatan produktif, bermanfaat dan berkelanjutan, berdasarkan kebutuhan, gagasan dan upaya-upaya konkrit untuk mewujudkan kemandirian. Dengan kata lain, kalau ingin kelompok tani hidup dan berkembang, pertemuan rutin mutlak harus dilaksanakan, dijaga, dipupuk dan didampingi setiap waktu.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian sekaligus Direktur Program READSI Bustanul Arifin Caya,   juga menyampaikan di tengah pandemi ini kita semua berharap tetap mengikuti protocol Covid-19 seperti menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga keseahatan juga konsumsi makanan yang bergizi. tenaga kontrak harus tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dan berperan menghasilkan sumber daya pertanian yang mandiri.