Sambas – Gapoktan Darul makmur sudah membangun kios untuk menempatkan pupuk agar dapat menyediakan pupuk bagi kelompok Tani READSI dan kelompok tani lainnya di desa simpang empat, Kecamatan Tangaran Asal Usul Simpang Empat  kabupaten Sambas.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan, virus corona memang meluluh lantakkan aspek kehidupan, termasuk sektor pertanian yang mempunyai tupoksi menyediakan pangan. Mulai dari sistem produksi hingga distribusi terganggu termasuk pupuk dan benih.

Dia menjelaskan, saat ini ada beberapa bahan pangan yang masih impor, namun pemerintah terus memikirkan agar Indonesia mampu menyediakan pangan sendiri dan memanfaatkan pangan lokal.

Pembangunan tersebut menindaklanjuti dari anggaran pengembangan pengelolaan dana PUAP, karena sistem simpan pinjam di anggap kurang efektif, atas keepakatan Gapoktan, PPL, Koordinator Dan Kepala Desa  dana PUAP di kelola dalam penyediaan pupuk sesuai RDKK, untuk itu di perlukan juga tempat penyimpanan pupuk tersebut, ini disebabkn kelangkaan pupuk, dan harga pupuk yang tinggi.

Kelompok READSI juga merasa terbantu dengan adanya tempat penyimpanan sementara, terbantu juga dari keuangan, ini disebabkan saat ini simpan pinjam yang di lakukan kelompok READSI masih kurangg,  sehingga dana dari gapoktan sangat membantu.

Muhsina sebagai Fasilitator Desa menegaskan bahwa dari 36 kelompok tani yang ada 7 kelompok masuk dalam binaan READSI. yaitu komoditi padi, kacang hijau dan pekarangan.

Kerja sama antar Gapoktan ini saling menguntungkan, kas kelompok bisa terisi, kas gapoktan juga, dan harga lebih murah dr pengecer/penjual di pasaran. Oleh karena itu dengan adanya pengelolaan kios Gapoktan Bersama anggota poktan sengat terbantu dengan adanya kios pupuk dapat membeli pupuk dengan harga murah.

Direktur READSI, Bustanul Arifin Caya selalu dalam satu rapat meyampaikan agar seluruh tim, khususnya Petani dan Penyuluh Pertanian dapat menjaga kesehatan diri dan keluarga lewat protokol kesehatan dalam rangka penanganan penyebaran Covid-19. “makan-makanan bergizi, jangan lupa cuci tangan dan usahakan konsumsi vitamin agar meningkatkan imunitas tubuh kita, karena kalau kita sehat maka kita dapat berkontribusi lebih di sektor pertanian”, tegas Bustanul.