Disetiap kesempatan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo terus menegaskan bahwa pertanian harus tetap berjalan di tengah kondisi wabah penyakit seperti sekarang ini, untuk menjaga ketersedian pangan nasional. Menteri Pertanian juga menyampaikan bahwa komoditas jagung memiliki peran sangat strategis dalam sistem ketahanan pangan nasional maupun sebagai penggerak ekonomi bangsa. Selain itu juga, jagung memiliki kontribusi dalam ketersedian protein yang menjadi bahan baku pakan baik ternak maupun perikanan serta industri lainnya.

Semangat ditunjukkan Oren Diwa selaku Ketua Kelompok jagung Pobibitan Desa Labotan Kecamatan Lamala, Kabupaten Banggai yang melakukan persiapan penanaman jagung di tengah Pandemi Covid-19. Bersama dengan Kepala desa Labotan Moh. Aidin Salam, yang mendukung dan menyambut baik persiapan penanaman ini. “inshaallah di lahan 25 Hektar ini akan segera ditanami jagung, saya hanya mendukung pernyataan Mentan bahwa pertanian tidak boleh berhenti”, ujar Aidin.

Penanaman jagung dipilih karena jagung merupakan makanan yang sering dikonsumsi sebagai sumber kalori selain nasi. Selain itu jagung juga memiliki kandungan nutrisi tinggi yang bermanfaat bagi tubuh. Jagung juga kaya akan vitamin B1 yang bermanfaat untuk penyerapan karbohidrat dalam tubuh, vitamin B5 yang membantu normalnya fungsi-fungsi fisiologis, dan vitamin C yang membantu menjaga daya tahan tubuh di tengah wabah Covid-19.

Dalam kegiatan tersebut hadir pula perwakilan DPMO READSI Banggai Kaslan Djano, Penyuluh Pertanian pendamping Bey Louma serta Fasilitator Desa READSI Martoni Ronte pada kegiatan yang dilaksanakan pada 18 April 2020 tersebut. Kaslan menuturkan, “program READSI semoga terus memberikan dampak positif bagi petani di Kabupaten Banggai, sehingga hasil pertaniannya juga bisa maksimal”. Setiap pelaksanaan kegiatan lapangan kami juga terus menjaga jarak dan membatasi jumlah orang, sesuai anjuran pemerintah guna menghambat penyebaran virus ini, tambah Kaslan.

Sesuai himbauan Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Bustanul Arifin Caya, selaku Direktur Program READSI, mengingatkan pentingnya mengikuti Protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. “konsumsi makanan yang sehat yang terpenting patuh terhadap protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas, kalau kita sehat maka kita dapat berkontribusi lebih di bidang pertanian di tengah pandemi Covid-19 saat ini”, ujar Bustanul