Dalam rangka menarik investasi swasta untuk masuk dan bersinergi ke dalam program, READSI dan PT. MARS Symbioscience telah membuat MOU untuk peningkatan kapasitas SDM pertanian Petani, Penyuluh, Widyaiswara dan Dosen di UPT Pusat (Politeknik Pembangunan Pertanian). Untuk 3 tahun ke depan (2018-2021) READSI dan MARS telah berkomitmen melatih sebanyak 555 orang dengan berbagai pelatihan teknis Agronomi Kakao, Bisnis Kakao, Master TOT dan Monitoring dan Evaluasi (Adoption-Observation) dengan durasi 17 -30 hari di MARS Academy di Tarengge, Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Arah pengembangan ditujukan pada penumbuhan Cocoa Doctor/Petani Inovatif di tiap desa sasaran yang diharapkan dapat memberikan solusi peningkapan produktivitas tanaman dan pendapatan petani kakao.

Hingga saat ini (September 2019) READSI dan MARS telah melatih 180 orang Penyuluh dalam Agronomi Training dan 18 Widyaiswara dalam Master TOT. Selanjutnya pada bulan Oktober s.d Desember 2019 akan dilaksanakan Agronomi Training bagi Petani Kakao di lokasi program READSI.

SDM Penyuluh dan Petani yang telah mendapat pelatihan kakao di MARS diharapkan meningkat kapasitasnya, serta Kelompok tani komoditas kakao sebagai penerima manfaat program READSI diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan ekonomi regional yang dapat berkontribusi pada ekspor komoditas kakao yang berasal dari Sulawesi.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Ir. Bustanul Arifin Caya, M.D.M mengatakan bahwa kerjasama ini sangatlah bagus dan penting. Dengan kerjasama ini maka kompetensi SDM pertanian khususnya pad komoditas kakao dapat ditingkatkan. Meningkatnya kompetensi SDM diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi ditingkat petani, yang pada akhirnya produk kita dapat bersaing ditingkat global dan menembus pasar ekspor

Sumber: FB page Pusat Pelatihan Pertanian BPPSDMP