Kegiatan Pertanian tidak boleh berhenti demi menjamin ketersediaan pangan ditengah pandemi covid-19. Masalah pangan kini menjadi salah satu isu global, oleh karenanya ketersedian pangan yang cukup disertai terjaminnya keamanan, mutu serta gizi pangan menjadi perhatian pemerintah. Disisi lain terjadi peningkatan kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan bermutu, banyak sekali bermunculan produk baik pangan segar maupun olahan yang mengklaim  bahwa hasil pertanian mereka adalah produk organik. Organik sendiri merupakan istilah pelabelan yang menyatakan bahwa suatu produk telah diproduksi sesuai dengan standar sistem pertanian organik dan disertifikasi oleh lembaga sertifikasi organik yang telah terakreditasi.

Pada kunjungan tanggal 7 April 2020, Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Luwu Utara mengarahkan Kelompok Wanita Tani Seruni Desa Patila Kecamatan Tanalili untuk mendapatkan Sertifikasi Prima sayuran organik. Sertifikat prima adalah proses pemberian sertifikat sistem budidaya  produk yang dihasilkan setelah melalui pemeriksaan, pengujian, dan pengawasan serta memenuhi semua persyaratan untuk mendapatkan label produk Prima.

Dipimpin langsung oleh Safaruddin selaku Kepala Seksi Keamanan Pangan yang juga ketua tim monev READSI beserta tim yang memantau perkembangan dan keberlanjutan kegiatan. Safaruddin menilai KWT Seruni dapat menjadi percontohan jika bisa mewujudkan untuk mendapatkan sertifikasi prima sayur organik bagi KWT di Luwu Utara bahkan daerah lain. Didukung KWT Seruni dinilai memiliki potensi serta keinginan untuk menghasilkan produk-produk pertanian organik.

Ditambah sayuran organik memiliki harga yang lebih tinggi jika dibandingkan harga sayuran pada umumnya. Dikarenakan maanfaat yang lebih bagus karena dalam proses nya tidak menggunakan bahan kimia. Safaruddin menambahkan “dukungan bagi kegiatan pertanian akan terus digalakkan, terutama dapat peningkatan pendapatan petani khusunya wanita yang berperan aktif dalam kelompok taninya”.

Dukung Petani di Luwu Utara menjadi petani yang MAJU, MANDIRI, MODERN serta BERDAYASAING dan WIRAUSAHA!