Sekolah Lapang Kelompok Wanita Tani Tate Mutuk di Kabupaten Belu Program READSI Mendorong Keterlibatan Perempuan

Village Agriculture and Livelihoods Development (Pengembangan Pertanian dan Matapencaharian di Perdesaan) merupakan komponen pertama dari empat komponen Program READSI. Dimana setiap kegiatan bertujuan mendorong produksi, daya saing serta ramah lingkungan. Sesuai arahan Menteri Pertanian yang ingin mewujudkan pertanian Indonesia menjadi Pertanian yang Maju, Mandiri dan Modern.

Dalam mewujudkan peningkatan matapencaharian di pedesaan, Program READSI juga bertujuan meningkatkan kesadaran perbaikan gizi keluarga. Bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Belu Program READSI terus berupaya untuk mendorong keterlibatan wanita dalam bidang pertanian. Dengan harapan terwujudnya kesadaran atas pentingnya gizi bagi 1000 hari pertama kehidupan.  Dimana keterlibatan wanita diharapkan dapat memiliki penghasilan mandiri  serta bernilai ekonomi.

Oktovianus Bisik Bau selaku perwakilan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Belu dan tim ikut serta dalam pelaksanaan Sekolah Lapang Kelompok Wanita Tani Tate Mutuk di Desa Maumutin, pada tanggal 19 Maret 2020.  Kegiatan tersebut di hadiri juga oleh Penyuluh Pertanian, Fasilitator Desa Maumutin sebagai bentuk dukungan bagi KWT Tate Mutuk.

Oktovianus menegaskan dengan adanya Sekolah Lapang yang diberikan menarik antusiasme khususnya kaum ibu. Ditambah pengetahuan baru yang berguna bagi kelompok tersebut diharapkan dapat mendorong upaya pengembangan pertanian serta peningkatan penghasilan keluarga lewat keterlibatan wanita. Oktovianus juga berharap petani yang sudah menerima SL dapat  mengaplikasikannya  di lahan masing masing.