Tes calon fasilitator desa dalam program Readsi untuk 120 pencari kerja (pencaker) dari Kabupaten Belu dan Kupang tanpa intervensi sedikitpun.

Dari pencaker ini akan diseleksi kembali hasil tes tertulis dan wawancara menghasilkan 20 orang untuk ditempatkan di tiap desa satu orang di dua kabupaten tersebut. Dr. Zahron Helmy, MP, Kabag Program dan Evaluasi Pusat Pelatihan Pertanian BPPSDMP, menyampaikan ini kepada POS KUPANG.COM, Selasa (18/6/2019).

Zahron mengatakan, pelaksanaan tes tertulis dan wawancara ini merupakan kelanjutan dari proses seleksi sebelumnya. Dimana tiap kabupaten yang lolos 60 orang untuk tes lanjutan untuk menghasilkan 20 orang.

“Baik dari Belu maupun Kabupaten Kupang yang lolos tiap kabupaten 60 orang. Kita seleksi untuk dapat 20 orang. Memang tiap desa ada tiga orang untuk bersaing dan kita akan hasilkan satu orang,” katanya.

Menurutnya, program Readsi ini merupakan program bantuan Ifad yang pusatnya ada di Jakarta. Kehadiran program ini untuk meningkatkan kesejahteraan warga yang termarginalkan di daerah perbatasan.

Untuk meningkatkan ekonominya maka perlu ada fasilitator. Untuk itu, dirinya berharap para peserta yang ada betul-betul bekerja secara profesional ketika lolos nanti.

Untuk diketahui, Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang memfasilitasi 120 mengikuti tes Calon Fasilitator Desa Program Readsi NTT.

Program dari dana bantuan Ifad ini lebih fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Para pancaker ini akan disaring menghasilkan 20 fasilitator yang tiap desa akan ditempatkan satu orang.

Para pencaker ini dibagi dalam dua bagian. Tahap pertama pencaker dari Belu diberikan kesempatan pertama mengikuti tes tertulis dan wawancara.

Sementara pancaker dari Kabupaten Kupang diberikan kesempatan pada hari kedua. Para peserta sangat serius mengikuti tes tertulis diawasi petugas dari Kementrian Pertanian RI.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Tes Calon Fasilitator Desa Program Readsi Tanpa Intervensi, https://kupang.tribunnews.com/2019/06/18/tes-calon-fasilitator-desa-program-readsi-tanpa-intervensi.
Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso